Archives


Pemberitaan Media Asing atas Jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182

Sampai dengan detik ini, Indonesia masih berduka selepas terjadinya bencana jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Terlebih lagi para jenazah sudah mulai diketemukan sampai dengan jenazah dari Capt Afwan juga sudah dikebumikan beberapa minggu yang lalu. Sungguh, awal tahun yang penuh dengan kedukaan bagi Indonesia. 

Ternyata dari jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 ini sudah disorot oleh media asing, berarti sebegitu mengejutkannya bagi dunia luar perihal peristiwa dari jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 tersebut. Sejumlah media asing dari beberapa negara yang ada di dunia memang telah mengabarkan peristiwa jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 tujuan Jakarta – Pontianak tepat di Kepulauan Seribu – Sabtu tanggal 9-01-2021 siang hari. Seperti yang diketahui, bahwa pesawat jenis dari Boeing 737-500 ini telah hilang kontak dalam kurun waktu 4 menit saja setelah melakukan lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta. Bagaimana pemberitaan dari media asing atas peristiwa ini ? mari cek lebih lengkapnya pada artikel yang ada di bawah ini ! 

Berita Media Asing BBC 

Dalam sebuah berita yang dituliskan oleh Media VVC, sebuah pesawat dengan para penumpang dari Boeing 737 yang mengangkut sekitar 62 orang telah diyakini jatuh ke laut tak lama setelah benar-benar lepas landas dari Ibu Kota Indonesia – Jakarta. Sriwijaya Air ini menghilang dari radar dalam kurun waktu 4 menit di dalam perjalanannya ke Pontianak yakni di Provinsi Kalimantan Barat. Diperkirakan pesawat ini telah turun lebih jauh dari 3.000 meter atau 10.000 kaki dalam kurun waktu 1 menit saja. 

Menurut citan akun twitter Rebecca Henschke yang berhasil kami translate kan : @rebeccahenschke -> “ Nelayan Solihin mengatakan kepada BBC bahwasannya dia ini menyaksikan langsung sebuah pesawat yang jatuh ke dalam laut. Dirinya sedang memancing tepat di pulau Seribu dekat dengan Pulau Lancang. Pesawat ini jatuh layaknya kilat ke laut dan meledak saja di dalam air… saya cukup dekat dengan pecahan semacam kayu lapis yang sekiranya hampir saja menabrak kapal milik saya “. 

Berita Media Asing AFP Perancis 

Sampai dengan hari Sabtu Malam tanggal 09-01-2021, sekitaran pukul 20.30 WIB, kantor berita dari AFP telah memberitakan adanya dugaan jatuhnya pesawat melalui rute Jakarta – Pontianak ini. AFP benar-benar belum memastikan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 jatuh, namun telah mencantumkan adanya keterangan dari FlightRadar24 bahwa pesawat yang satu ini sempat saja mencapai ketinggian 11.000 kaki, lalu mulai turun ke 250 kaki setelahnya Hilang Kontak. 

Media yang sudah berbasiskan di paris ini memasukan juga kesaksian dari nelayan setempat yang sudah pernah ditayangkan melalui Kompas TV. bahwa dia menemukan puing-puing di atas perairan namun belum bisa dipastikan apakah ini puing dari pesawat Sriwijaya Air SJ-182. AFP telah menutup pemberitaannya dengan cara mencantumkan sedikit mengenai kecelakaan besar sebelumnya pada bulan Oktober di tahun 2018 yang mana mampu melibatkan Lion Air JT.610 dengan adanya pesawat Boeing 737 MAX. 

Berita Media Asing Al Jazeera – Qatar 

Dari kawasan Timur Tengah, Al Jazeera ini turut serta untuk melaporkan adanya insiden Sriwijaya Air SJ-182 hilang kontak tepat di Kepulauan Seribu. Di media ini juga telah menuliskan cuaca di Bandara Internasional Soekarno Hatta hujan di saat pesawat sudah mulai lepas landas, dalam jarak tempuh ke Pontianak sekitar 740 KM. Sebuah sumber dari bandara yang dikutip oleh media berbasis di Doha, Qatar juga telah menerangkan bahwa pesawat diisi sudah oleh 46 penumpang dewasa, 7 anak-anak lalu 3 untuk Lansia dan sisanya 6 orang sebagai Awak Kabin. 

Seperti apa yang ditulis oleh Al Jazeera dalam artikelnya yang kami artikan menjadi “ Sriwijaya Air Indonesia Kehilangan Kontak dengan Pesawat Penumpang “ … dan pada akhir berita, di sana menjelaskan sudah bahwa Sriwijaya Air SJ-182 ini memiliki keamanan yang baik, meskipun pernah ada 4 Insiden namun tidak pernah ada penumpang maupun awak kabin yang telah menjadi korban. Namun ada kala itu seorang Petani yang tewas ketika Boeing dari 737-200 Sriwijaya Air ini tergelincir keluar landasan pada tahun 2008 silam. 

Berita Media Asing CNN 

Media yang satu ini telah mengabarkan dari hari Sabtu tanggal 9-01-2021, dimana penerbangan Sriwijaya Air SJ-182 dari Jakarta Pontianak, Kalimantan telah hilang kontak sejak pukul 14.40 Waktu Indonesia Barat. Selain itu, Media CNN juga telah menuliskan adanya pesawat ini telah diyakini jatuh tepat di antara Pulau laki dan pulau Lancang,yang mana ada di rantai Kepulauan Seribu Barat Laut di Ibu Kota Jakarta. Disebutkan pula adanya 3 nelayan dari Pulau Lancang ini mengatakan telah mendengar ledakan dan mengalami gelombang besar secara tiba-tiba saja di saat pesawat hilang. 

Nelayan lainnya yang bernama Solihin juga telah menggambarkan langsung suara ini sebagai sebuah bom yang ada di atas air. Dan kedu nelayan ini mengatakan bahwa kondisi saat itu benar-benar gelap dan juga hujan. Namun tidak terlihat bahwa ada pesawat jatuh ke laut, hanya mencium bau bahan bakar saja serta puing-puing yang berserakan. Menurut dari layanan pelacakan penerbanagan Global Flightradar24, pesawat ini jatuh di ketinggian 10.000 kaki dalam waktu kurang dari 1 menit saja sebelum dikatakan menghilang dari radar. Penurunan ini terjadi sekitar 4 menit setelah pesawat melakukan lepas landas. 

Media Berita Asing Bloomberg Amerika Serikat 

Lanjut lagi ke negara Amerika Serikat yakni Negara Hollywood, dimana terdapat media bernama Bloomberg juga telah mengutip langsung atas data penerbangan Sriwijaya Air SJ-182 dari FlightRadar24 dan telah menuliskan langsung adanya rute serta jadwal dari jam terbangnya. Seperti kutipan berita yang tayang di Bloomberg dan sudah kami artikan : “ Boeing Jet dengan 62 Penumpang Hilang setelah Melakukan Lepas Landas dari Jakarta “…. media yang telah didirikan pada tahun 1981 ni meminta adanya tanggapan atas Boeing yang dijawab langsung oleh juru bicara mereka. Disini kamu telah mengetahui laporan dari Jakarta dan telah aktif memantau situasi yang ada. Hal ini dikatakan oleh Jubir dari Boeing Zoe Long. Dimana Bloomberg bisa menutup pemberitaannya dengan sedikit Info mengenai Sriwijaya Air SJ-182, yang mana Maskapai yang didirikan pada bulan november tahun 2003 dan sudah melayani Rute Domestik serta Internasional. 

Media Berita Asing The Star Malaysia 

Lalu datang dari negara Malaysia, yang mana Media The Star ini bisa menghimpun pemberitaan Sriwijaya Air Jatuh dari adanya 3 kantor berita langganan yakni AFP, Xinhua dan juga Reuters. Media yang mulai beroperasi sejak 9 September tahun 1971 itu mewartakan, waktu tempuh pesawat dari Jawa ke Kalimantan dan biasanya 90 menit. Namun pada pukul 14.40 WIB ini pesawat hilang kontak dan telah diduga jatuh. Kesaksian warga lokal bernama Surya telah dikutip oleh media imi yang mana mengatakan bahwa dia telah menemukan adanya Jaket Pelampung, yakni Tumpahan Avtur dan juga pusing-Puing Pesawat.