Archives


Fakta Ditemukannya Jasad WNI Asal Tangerang dalam Sebuah Koper

Kota Suci Makkah yang berada di Arab Saudi memang sudah menggegerkan Indonesia beberapa pekan lalu. Sebab, digemparkan oleh adanya penemuan Koper yang berisikan jasad dari Seorang Perempuan Muda asal Indonesia. Dan dalam hal ini, para Polisi masih melakukan Investigasi penyebab kematian yang ada. Dikutip dari sumber berita yakni iNews.id – penemuan dari mayat perempuan yang ada di dalam Koper sempat menggemparkan Kota Suci Makkah yakni Saudi Arabia. Dari sini mulai muncul beberapa fakta lainnya atas penemuan koper berisikan mayat, kira-kira apa saja Fakta yang sudah ditemukan ? … 

Jadi dalam hal ini Polisi Makkah sudah menerima adanya laporan dari seorang warga yang mana menemukan Koper mencurigakan di jalanan Mina dekat Fourth Ring Road. Setelah dilakukannya pemeriksaan, nyatanya yang ada di dalam Koper ini berisikan sesosok jasad Perempuan. Berdasarkan dari adanya laporan orang hilang ini telah dicocokan langsung oleh pihak Kepolisian, dan Jenazah di dalam Koper sendiri merupakan perempuan WNI. sampai berita ini turun dalam bentuk artikel sejak tanggal 1 Desember 2020, polisi masih melakukan berbagai macam Investigasi mencari adanya penyebab atas kematian WNI tersebut. Ingin tahu apa saja hasil Investigasi yang sedikit menguak fakta tentang jasa WNI ini ? untuk itu, lihat saja pembahasannya yang ada di bawah ini !

 

Usia dari WNI baru Menginjak 23 Tahun 

Hasil dari kepolisian, bahwa didasari atas pencocokan Identitas yang diberikan oleh seorang Sponsor di Negara Arab Saudi. Usia dari jasad Perempuan WNI yang dimasukan ke dalam koper ini adalah 23 Tahun. Direktur Perlindungan WNI dan juga Badan Hukum Indonesia yakni Kemlu, Judha Nugraha juga telah menuturkan kepastian mayat tersebut WNI ini didapat setelah KJRI Jeddah sendiri melakukan kontak dari adanya kepolisian di Wilayah Mina. 

Kata Judha sendiri pada tanggal 30/11/2020, KJRI Jeddah sesegera mungkin untuk bisa menghubungi Kepolisian Wilayah Mina. Dai didapatkan pula Informasi bahwa Jenazah tersebut adalah seorang WNI dengan inisialnya adalah A yang diketahui berusia 23 Tahun. 

 

Asli Tenaga Kerja Indonesia dan 2 Orang Pelaku Tertangkap 

Perempuan yang sudah ditemukan jasadnya di dalam Koper yang tinggal di Arab Saudi sana diketahui memang untuk bekerja. Dan fakta ini sendiri sudah diketahui setelah adanya Sponsor bekerja di daerah Makkah telah melaporkan Korban tidak akan masuk kerja di hari itu pada saat Koper Berisikan mayat ini ditemukan. 

Tidak lama setelah adanya sebuah penemuan Koper yang berisikan Mayat, Polisi Mina juga telah berhasil menangkap 2 orang pelaku yang nyatanya sama-sama WNI, Sungguh BEJAT ! identitas dari keduanya masih saja dirahasiakan, serta masih saja dimintai adanya keterangan oleh polisi setempat. Enggak habis pikir, ada ya orang sesama negaranya sendiri dan sedang mencari nafkah di luar sana masih harus dibunuh ! 

 

Polisi Tidak Menemukan adanya Tanda-Tanda Kekerasan 

Kata Judha selaku Direktur Perlindungan Wni dan juga Badan Hukum Indonesia di bagian Kemlu ini menjelaskan. Bahwa, pihak kepolisian setempat telah melakukan adanya penangkapan terhadap 2 WNI yang diduga terlibat langsung di dalam penempatan Jenazah di dalam Koper tersebut. Menurutnya yang didasari oleh hasil Visum, tidak ditemukan adanya tanda-tanda aneh seperti tanda Kekerasan, tidak ada satupun terlihat saat hasil Visum tersebut keluar. 

Sekali lagi dirinya berkata : “ Hasil Visum yang sudah keluar menunjukan tidak terdapat tanda-tanda kekerasan pada tubuh Jenazah A ini. Namun untuk bisa memastikan penyebab atas kematiannya, tetap akan dilakukan sebuah proses dari Autopsi “ ,, jelas keterangannya. 

 

Pihak KJRI Sudah Menghubungi Keluarga Korban

Dalam hal ini Kemlu juga sudah membantu KJRI, yang mana KJRI Jeddah telah menghubungi adanya pihak terkait dari keluarga si Korban dan telah melakukan sebuah pendampingan hukum terhadap 2 WNI yang telah ditangkap sebelumnya. Menurut dirinya, KJRI Jeddah juga sudah menyediakan adanya jasa Penerjemah semasa, kedua dari WNI ini sedang menjalani pemeriksaan dari Otoritas setempat.

Sambung dirinya : “ pihak dari KJRI sendiri juga akan membantu atas proses dari pemulasaraan ( Pemulasaraan KBBI : artinya Pulasara atau Urus atau Pelihara. Dalam Contoh Pemulasaran Jenazah yang berarti, Jenazah nantinya akan diberikan perawatan sehingga Jenazah ini layak dan juga aman untuk dibawa oleh pihak keluarga ) dimana semuanya juga sudah sesuai atas permintaan dari keluarga si A ini “. 

 

Fakta-Fakta Lain dari Terungkapnya Mayat WNI dalam Koper 

Dari adanya fakta-fakta yang beredar, nyatanya di beberapa sumber seperti bante.suara.com juga telah mengeluarkan fakta lain terhadap korban A yang malah disebutkan nama aslinya di dalam artikel tersebut. Seperti apa fakta lain untuk mengupas mayat dalam Koper di Makkah sana ? mari kita sibak semuanya secara gamblang pada bacaan di bawah ini. 

  1. Diketemukan di Pinggir Jalan : rupanya mayat dari korban yang berinisial A ini telah ditemukan dalam sebuah koper besar oleh seorang warga yang ditengah jalan-jalan di dekat daerah tempat kejadian. Tipanya mayat ini ditemukan di Pinggir Jalan. Cerita bermula ketika Korban yang berada di Arab Saudi ini menderita sakit dan pada akhirnya meninggal dunia. Bukannya mengurus masalah ini, justru kedua temannya tersebut membungkus tubuh jenazah ke dalam koper besar dan membuangnya ke pinggir Jalan. 
  2. Meninggal secara Tragis : korban A yang tinggal di kawasan Kabupaten Tangerang ini, harus mengalami meninggal dengan secara tidak wajar. Dan keluarganya sampai kini masih tidak mempercayai kejadian naas seperti ini harus menimpa keluarganya dan korban A ini rupanya anak bungsu di dalam keluarganya. 
  3. Sempat Mendatangi Lewat Mimpi : rupanya Umiyati ibu kandung dari korban A ini, sempat didatangi lewat Mimpi pada Kamis 26/11/2020. Dirinya sempat mengutarakan jika tidur merasa sangat gelisah. Dan ada ucapan yang sempat terlontar kata Ibu Umiyati oleh Korban A dari mimpinya tersebut sepert : “ Mak, aku enggak ingin pulang, masih betah berada disini “… 
  4. Kerja di Arab Saudi mengikuti Teman dan Membantu Perekonomian Keluarga : jadi, dari perkataan ibu korban. Bahwa Korban A ini ingin pergi bekerja ke negara sana perihal mengikuti temannya tersebut yang telah didukung oleh salah satu perusahaan Sponsor. Disini dirinya sempat juga diberikan duit oleh putrinya sebesar Rp.200.000.00- dan juga Rp. 3.000.000.00- oleh Perusahaan Sponsor. Diketahui juga jika anaknya ini Rajin dalam beribadah, jadi dikatakan lemah iman juga tidak untuk melakukan tindakan seperti bunuh diri. 
  5. Melakukan Komunikasi Terakhir : Ibu Umiyati juga menuturkan jika dirinya berkomunikasi bersama anaknya ini hanya 2x yakni di Bulan Februari dan juga pada bulan Juli saja. Namun dari yang disampaikan, dirinya mengatakan jika korban ini menyebutkan kerja di Arab itu enak dan majikannya sangat baik serta rumahnya memiliki lantai Tingkat 3 yang besar sekali. Disitu sang ibu merasa bersyukur sekali. Sangat disayangkan sekali, jika anak penurut seperti Korban ini harus meninggal dengan hal yang tidak wajar secara fisik. 

Dari kasus ini untungnya, 2 orang pembuang mayat dari Korban yang memiliki inisial A tersebut tertangkap ! dan kebetulan sekali yang menangkapnya adalah Kepolisian dari Arab Saudi yakni berinisial YM dan juga H. hal ini memang sudah diutarakan oleh Judha Nugraha. Semoga korban bisa Tenang dialam sana, dan keluarga selalu tabah atas kepergian dari sang Korban ini.