Archives


Dampak Lockdown Bila Diterapkan di Indonesia

Sekarang ini dimana kita sedang sangat disibukkan dengan pandemi virus Corona yang sekarang sudah menyebar hampir ke seluruh negara yang ada. Banyak sekali korban berjatuhan tentang virus ini dimana banyak juga hal yang dilakukan oleh berbagai negara untuk dapat menanggulangi virus ini dan menekan penyebarnya. Banyak juga dilakukan beberapa pencegahan yang terbukti dapat berhasil untuk menekan jumlah penyebaran yang terinfeksi virus corona. Dalam sebuah upaya memerangi pandemi Corona ini di berbagai negara yang ada di dunia yang dimana banyak yang mengambil serangkaian kebijakan guna dapat menanggulangi negaranya. Sejauh ini adalah kebijakan yang paling ekstrim untuk dapat diambil sebuah negara adalah lockdown.

Yang dimana sejauh ini kebijakan lockdown sendiri adalah berarti mengunci semua akses keluar masuk suatu negara atau kawasan tersebut agar guna mencegah penyebaran Covid-19. Masyarakat sendiri juga diatur sedemikian rupa agar mana tidak berkeliaran dan juga tidak berkerumun di tempat umum. Beberapa negara-negara yang telah menerapkan kebijakan lockdown sendiri adalah China,Prancis, Malaysia, dan juga Italia. Penerapan dalam sebuah kebijakan ini juga tentunya menjadi suatu hal yang mempunyai sebuah dampak besar dan juga memiliki resikonya masing-masing. Untung dapat menerapkan sebuah lockdown sendiri resiko serta dampaknya tidaklah kecil.

Dimana jika suatu negara menerapkan sebuah lockdown banyak sektor dalam kehidupan masyarakat pastinya berhenti beroperasi. Nuansa kota juga nantinya akan menjadi sepi dan juga kendaran yang tidak banyak lagi hilir mudik seperti pada sata biasanya. Para warga pun dimana terkunci di dalam rumah dalam sebuah upaya mereka dapat mematuhi perintah dari sosial distancing dan juga menjalani sebuah karantina mandiri. Namun untuk di indonesia seni di saat ini presiden Joko Widodo sendiri belum untuk memerintahkan untuk menerapkan sebuah kebijakan lockdown. Hal ini dimana akan berkaitan juga dengan dampak lockdown yang akan muncul jika di terapkan di indonesia. Mengapa Kebijakan Lockdown Belum Diterapkan di Indonesia?

Dampak Lockdown Jika Diterapkan di Indonesia

Presiden Jokowi pada saat ini dimana beliau baru menerapkan  untuk kebijakan social distancing dan juga kebijakan  work from home bagi sebagian perusahaan, yang memungkinkan untuk dapat bekerja di rumah. Hal ini dilakukan guna merespon dari persebaran virus Corona dan sbobet88 yang ada di indonesia yang semakin lama kian meluas di Indonesia. Meski wacana tersebut mengenai lockdown sendiri pada saat kemunculan virus corona sudah banyak disarankan, namuan jokowi sendiri berpendapat hal tersebut belum bisa dilakukan di indonesia. Hal terpenting yang sekarang harus di lakukan adalah untuk mengurangi semua mobilitas masyarakat yang ada dari satu tempat ke tempat lainnya. Masyarakat juga dihimbau agar tidak berada di dalam kerumunan sekarang ini. Mengapa lockdown sendiri belum diterapkan di Indonesia? Alasan utamanya adalah menyangkut dari ekonomi negara indonesia sendiri. Lockdown sendiri berarti menutup total semua akses dari segala penjuru dunia, dan juga di seluruh lapisan masyarakat. Aktivitas ekonomi yang nantinya juga akan lumpuh. Dan ini  adalah sebuah dampak lockdown terburuk  yang dihindari bagi Indonesia.

Dampak Lockdown Untuk Ekonomi Negara

Dikutip dari sebuah artikel yang dimana dikeluarkan oleh Universitas Indonesia, dimana dari segi pelaku sektor produksi, dan juga dari sebuah perekonomian Indonesia yang dimana hal ini didominasi oleh UMKM. Data dari Kementerian Koperasi dan juga UKM sendiri menyebutkan, yang terjadi pada 2019, entitas produksi Indonesia yang dimana semuanya didominasi UMKM, yaitu sebesar 99,99 persen dari jumlah total dan juga jumlah unit usaha yang ada. Sementara itu juga, dari sisi dimana nilai tambah, UMKM yang menyumbang sekitar 63 persen dari semua produk domestik bruto yang ada di indonesia (PDB).

Dari segi ukuran jumlah dari pekerja dan juga omzet, yang juga relatif terkecil adalah usaha mikro dengan sebuah kontribusi nilai tambah yaitu sekitar 34 persen PDB. Sementara itu secara entitas yang dimana hal ini berjumlah sekitar 98 persen dari sebuah 63 juta dari jumlah total unit dan juga usaha yang ada, termasuk juga yang terjadi pada perusahaan besar. Tidak seperti halnya di perkantoran, yang dimana bagi usaha mikro dan juga pekerjaannya hidup dari hari ke hari dengan cara mengandalkan sebuah omense dan juga sebuah pendapatan harian. Omzet usaha mikro sendirinya tercatat pada per tahun rata-rata sekitar Rp76 juta, berarti dimana jumlahnya  Rp6 juta sebulan atau artinya Rp200.000 per hari.

Penjual yang berada di Pasar Beringharjo, Yogyakarta, atau juga di Pasar Gede Solo, memiliki sejumlah uang yang menjadi sebuah sumber investasi yang dimana hal tersebut di gunakan untuk berjaga-jaga. Bagi mereka, kesehatan dan juga penghidupan menjadi sebuah hal yang satu. Mereka juga sekarang berusaha untuk dapat mencari nafkah untuk tetap sehat dan juga mereka berusaha agar tetap sehat untuk dapat mencari nafkah untuk keluarga mereka. Sehingga, apabila nantinya lockdown sendiri akan diterapkan di indonesia, maka yang paling besar merasakan dampaknya adalah yaitu pekerja-pekerja yang dimana mereka mengandalkan sebuah pemasukan harian seperti ini.

Dampak Lockdown Distribusi Barang dan Jasa

Apabila nantinya keputusan lockdown menjadi sebuah hal yang akan jadi dijalankan, masyarakat juga nantinya akan mulai untuk disiapkan untuk dapat mengkalkulasi kan sebuah kebutuhan sehari-hari mereka. Perilaku dimana konsumsi pun nantinya menjadi suatu hal yang akan berubah. Lockdown yang nantinya pasti akan menimbulkan sebuah fenomena panic buying  yang dimana masyarakat dan juga hal tersebut yang nantinya akan mengganggu sebuah kelancaran distribusi barang dan juga jasa yang akan di salurkan.

Over consumption atau artinya belanja dengan cara yang berlebihan untuk menimbun banyak bahan makanan dan juga menimbun barang untuk sebuah kebutuhan sehari-hari yang dimana hal tersebut akan terjadi. Hal ini juga tidak berbanding lurus dengan cara berhentinya banyak sebuah aktivitas jual-beli yang biasanya dapat dilakukan oleh para pedagang harian. Lockdown juga berpotensi untuk dapat melahirkan sebuah konflik sosial yang dimana hal ini tentunya akan terkait dengan beberapa suplai kebutuhan masyarakat seperti halnya adalah kebutuhan makanan, obat, dan juga kebutuhan lain sebagainya.

Pendapatan masyarakat yang dimana juga akan sangat terganggu ditambah juga dengan banyaknya pasokan barang yang nantinya akan terhambat akan menimbulkan sebuah kekacauan di indonesia. Harga barang yang nantinya ada di pasaran juga nantinya akan melambung secara gila-gilaan apabila nantinya permintaan konsumen akan meningkat.

Itulah beberapa dampak jika di indonesia sendiri akan di terapkan kebijakan Lockdown, yang dimana nantinya hal tersebut akan berdampak kepada beberapa sektor yang ada di indonesia. Lockdown juga menjadi sebuah hal atau langkah yang ekstrim jika diambil oleh sebuah negara, dimana jika negara sudah mengambil langkah tersebut maka artinya setiap sektor akan sangat terganggu. Semoga masalah pandemi ini menjadi sebuah masalah yang akan cepat selesai. Tetap semangat tetap sehat!