Archives


Dampak Signifikan Lockdown  COVID-19 di Inggris

Dunia sedang menghadapi wabah mematikan yaitu virus Covid-19 yang dimana mempengaruhi berbagai macam sektor yang ada di dunia mulai dari bisnis, perekonomian dan juga lainnya. Di seluruh dunia pun kebijakan setiap negara berbeda-beda untuk dapat menekan penyebaran virus ini. Salah satunya adalah dengan cara menerapkan Lockdown yang dimana sebagian besar negara menerapkan sistem tersebut untuk dapat mengontrol penyebaran virus tersebut. Seperti negara Inggris yang dimana menerapkan sistem Lockdown di negara tersebut selama tiga minggu setelah pembatasan atau status Lockdown diterapkan sebagai upaya pengekangan dari penyebaran virus Covid-19. Kehidupan di Inggris yang dimana sangat berubah setelah benar-benar berubah selama tiga minggu belakangan ini sejak sebuah pembatasan atau juga sebuah status lockdown diterapkan, sebagai upaya untuk dapat menekan dari pengekangan penyebaran Virus COVID-19. Tempatnya adalah pada Senin tanggal 23 Maret Perdana Menteri Boris Johnson yang dimana dirinya mengatakan bahwa semua sebuah perjalan yang tidak penting dan juga semua hal tantang pertemuan publik harus dihentikan.

 

Dampak Lockdown di Inggris  

Masyarakat di inggris yang diminta untuk dapat meninggalkan rumah hanya untuk berolahraga atau berbelanja dan juga menyangkut kebutuhan penting yang lainnya seperti halnya perawatan medis, atau juga ketika pekerjaan mereka yang tidak dapat dilakukan di rumah. Semua toko yang diman toko tersebut menjual barang yang tidak penting harus ditutup. Sama halnya juga seperti Pub, restoran, teater, bioskop, dan juga tempat ibadah yang dimana semuanya juga tutup. Pembatasan ini juga telah mempengaruhi berbagai aspek masyarakat. Meskipun hal dan langkah yang diambil ini dapat dikatakan sebuah hal yang ekstrim, namun nyatanya penerapan aturan tersebut ini membawa beberapa dampak positif bagi negara Inggris tersebut. Dalam artikel ini akan dibahas tentang dampak signifikan yang terjadi di Inggris saat menerapkan status Lockdown di negara tersebut akibat wabah virus Covid-19 diberlakukan sebagai berikut : 

Hampir semua berpartisipasi dalam menjaga jarak

Tujuan untuk penerapan status lockdown adalah dimana untuk membatasi dan juga menekan penyebaran Virus Corona jenis baru  yang berada di seluruh negeri, untuk membantu departemen kesehatan Inggris juga untuk mengatasi dan juga pada akhirnya agar mengurangi populasi jumlah kematian akibat disebabkan oleh penyakit tersebut.

Sejak lockdown  yang dimana dimulai pada 23 Maret, jumlah orang yang sudah dites dengan positif untuk Virus Corona baru angkanya telah berubah dari yang tadinya 6.650 menjadi lebih dari 80.000. Para penasehat pemerintahan yang ada di inggris dimana ada bukti bahwa sebuah kepatuhan publik terdapat beberapa langkah-langkah tersebut mulai berdampak besar.  Patrick Vallance, kepala penasihat ilmiah pemerintah, juga mengatakan bahwa hal ini juga tidak menaruh secara tajam namun juga tidak melambung tinggi. Dan jika ada mungkin ada beberapa kurva yang juga akan memungkinakan terjadi. Itu karna apa yang kita semua lakukan yaitu physical distancing.”

Tak ada perjalanan yang dilakukan

Saat Inggris menerapkan sebuah lockdown yang dimana penggunaan transportasi publik telah menurun secara drastis se;ama beberapa minggu terakhir, meskipun hal ini dapat dilihat dari tindakan sebelum adanya lockdown diumumkan oleh perdana menteri, karena disana banyak orang yang mulai bekerja dari rumah. Penggunaan transportasi yang secara keseluruhan seperti halnya penggunaan kereta api dan juga London Underground atau Tube yang dimana hal ini di London telah turun sebanyak 60% antara awal Februari dan juga awal April, yang dimana hal tersebut kata Departemen Transportasi.

Menurut data yang diambil dari Network Rail, aktivitas dari perjalanan yang ada di stasiun kereta api utama yang ada di seluruh negeri juga sekarang ini telah mengalami sebuah keturunan yang secara signifikan sejak dimana status lockdown tersebut diperkenalkan.

Sebagai sebuah contoh, pada minggu dimana sebelum langkah-langkah untuk melakukan sebuah pembatasan diberlakukan, aktivitas manusia yang berada di stasiun Birmingham New Street tersebut berada di lebih dari setengah juta. Tapi angka tersebut kemudian telah turun sebanyak 86% pada awal April yang mana angka tersebut menjadi hanya 71.230. Ini adalah sebuah tren yang dimana hal tersebut serupa juga untuk London dan juga Manchester. Sementara itu juga, perjalanan yaitu di taman dan pantai yang dicatat pada tanggal 5 April Minggu kedua dari sebuah penutupan, adalah hanya 29% lebih rendah dari biasanya yang menurut data dari analisis Google.

Kualitas udara membaik

Setelah diterapkannya lockdown dimana tingkat polusi udara yang ada di inggris yang sangat menurun secara signifikan dalam minggu-minggu di mana negara tersebut menerapkan sistem lockdown. Tingkat nitrogen dioksida atau NO2 yang dimana turun di Inggris, dengan sebuah rata-rata harian yaitu turun hampir 40% pada periode yang lama pada saat tahun lalu. NO2 yang biasanya dilepaskan dari sebuah knalpot pembuangan bahan bakar mobil, adalah sebuah polutan udara yang sangat serius. Beberapa kota yang telah mengalami banyak penurunan level lebih dari 60%, yaitu termasuk kota Brighton dan juga kota  Portsmouth, menurut sebuah data analisis statistik dari Defra BBC.

Meningkatnya permohonan kredit

Di inggris sendiri setelah menerapkan sistem lockdown  yang diam ternyata hal ini juga berdampak pada meningkatnya sebuah permohonan kredit yang ada di Inggris. Sekitar 723.000 orang yang dimana telah mengajukan sebuah kredit universal sejak sebuah status lockdown tersebut dimulai. Dari jumlah tersebut, sebanyak 473.000 yang diterapkan dalam delapan hari pertama yang ada hampir sebanyak yang diterapkan selama tiga minggu sebelumnya, dan juga hampir 10 kali lebih banyak dari yang sudah diterapkan dalam minggu rata-rata. Selanjutnya adalah sekitar 250.000 orang yang mendaftar selama minggu kedua saat lockdown  diberlakukan menurut data yang di dapat dari Departemen Pekerjaan dan Pensiun. Kredit universal adalah sebuah pembayaran bulanan terkonsolidasi bagi mereka yang bekerja dan menggantikan sejumlah tunjangan. Sebelum juga tunjuangan pencari kerja berbasis penghasilan, tunjangan perumahan, kredit pajak dan juga kredit pajak kerja. 

Sementara untuk pembayaran cuti yang tersedia untuk membantu para wiraswasta dan mereka yang tidak dapat melakukan sebuah pekerjaan mereka selama dalam masa pandemi, beberapa kelompok – seperti mereka yang baru-baru ini juga menjadi sebuah pekerja lepas, pindah pekerjaan sebelum ada batas waktu yang tidak memenuhi syarat. Ini juga suatu hal yang telah membantu untuk mendorong peningkatan dari klaim kredit universal. Meskipun masih adanya juga tekanan besar pada sebuah sistem tunjangan, dan juga angka-angka yang menunjukkan bahwa jumlah klaim sekarang juga sudah mulai turun, setelah memuncak pada keadaan minggu pertama lockdown.

Meningkatnya permintaan makanan tahan lama

Selain itu setelah di inggris menerapkan sistem lockdown  yang dimana mulai penjualan dari supermarket yang dimana tahun lalu karena dari banyak yang berbisa dan nyetok banyak persedian di tengah ketakutan akan kekurangannya bahan makanan. Sementara juga lebih banyak orang yang mencoba untuk melakukan sebuah berbelanja online, karena dimana 93% pembelian biasanya akan dilakukan di dalam toko, supermarket yang berjuang untuk dapat mengatasi permintaan tambahan. 

Itulah fakta menarik di Inggris yang terjadi dikarenakan negara tersebut menerapkan sistem  lockdown. Yang dimana  lockdown di negara tersebut mengakibatkan beberapa hal terjadi seperti di atas. Semoga dunia yang tengah menghadapi wabah dari covid-19 dapat segera selesai dan juga segera kembali menjalankan aktivitas seperti biasanya.