Fakta Amonium Nitrat Ledakan di Beirut, Lebanon

Ledakan yang dimana menjadi salah satu ledakan yang terjadi di Beirut, Lebanon, ini adalah ledakan yang sangat besar bahkan menyebabkan ratusan orang meninggal dunia, dan juga membuat ribuan orang mengalami luka, dan juga tentunya ledakan ini sendiri yang dimana juga menyebabkan sebuah kerusakan dna juga banyaknya  gedung dan juga berbagai macam fasilitas hancur. Pemerintah Lebanon sendiri yang dimana dalam ini akhirnya mengumumkan keadaan darurat yang ada di negara tersebut yaitu selama dua minggu dan juga menjadikan masa berkabung selama tiga hari. Ledakan besar ini yang dimanas sebuah ledakan yang diduga terjadi karena ribuan ton dari amonium nitrat yang dimana sudah disimpan selama 6 tahun di sebuah gudang yang memang ada di lokasi kejadian.

Fakta Amonium Nitrat Ledakan di Beirut, Lebanon

Presiden Lebanon sendiri yang mana Michel Aoun dirinya mengatakan, melalui sebuah akun Twitter joker123 kepresidenan yaitu sebuah akun @LBpresidency, yang dimana dirinya mengatakan, tidak akan puas sampai dengan dirinya menemukan orang yang dimana diketahui bertanggung jawab atas sebuah ledakan tersebut. Karena tidak dapatnya diterima bahwa pengiriman sebuah ‘amonium nitrat yang dimana  diperkirakan 2.750 ton tersebut selama 6 tahun yang ada di sebuah gudang tanpa mengambil sebuah tindakan pencegahan, yang dimana hal tersebut tentunya menjadi salah satu hal yang tentunya memang sangat membahayakan keselamatan dari warga negara tersebut. Dalam artikel ini akan dibahas beberapa fakta tentang amonium nitrat yang ada dalam ledakan yang ada di Lebanon tersebut 

Disimpan di gudang pelabuhan selama 6 tahun

Ledakan yang sangat besar yang terjadi di Beirut memang sebuah ledakan yang sangat kuat, menciptakan juga sebuah gelombang seismik yang dimana ledakan tersebut juga setara dengan gempa yang memang berkekuatan 3,3 magnitudo. Seperti yang dimana sudah disebutkan diatas, Presiden Michel Aoun yang dimana dirinya mengungkapkan, ledakan terjadi karena memang adanya 2.750 ton amonium nitrat yang di simpan di dalam tempat tersebut. Zat ini yang dimana merupakan sebuah zat yang sudah disimpan di sebuah gudang yang ada di Pelabuhan Beirut, Lebanon selama beberapa tahun lalu.

Para pejabat yang memang tahu tentang adanya amonium nitrat dengan jumlah ribuan ton

Para pejabat yang senior yang umumnya ada di Lebanon disebut juga jika memang mereka tahu tentang keberadaan kargo yang bermuatan amonium nitrat yang sudah disimpan di gudang dari pelabuhan tersebut yang selama 6 tahun ini. Hal itu  dimana juga diketahui dari sebuah dokumen yang dimana juga sudah dipublikasikan secara online. Dimana nantinya para pejabat juga mereka disebut sadar akan bahaya yang mamang bisa dan  mungkin timbul dari amonium nitrat tersebut. Namun,  dimana hal tersebut juga masih menjadi sebuah pertanyaan tentang bagaimana kargo berisi amonium nitrat tersebut sampai berada di gudang tersebut.

Amonium nitrat dibawa kargo pada September 2013

Seperti yang memang sebelumnya sudah diberitakan di Kompas.com, yang dimana di ketahui jika amonium nitrat itu dahulu sudah ada dan dibawa oleh kargo ke Lebanon yang dimana pada September 2013. Kargo yang membawa amonium nitrat itu sendiri adalah sebuah kapal yang memang menjadi milik Rusia yang bernama Rhesus. Kapal itu dimana dahulu tengah dalam perjalanan menuju MOzambik dari Georgia. Namun, dimana pada saat itu di karena kan dengan adanya sebuah kendala teknis di laut, dimana pada saat itu kapal itu dicegah berlayar oleh para pejabat yang ada di Lebanon dimana hingga pada akhirnya muatannya ditinggalkan oleh pemilik dan juga para awaknya di negara tersebut. 

Perkembangan terkini ledakan di Lebanon

Sebuah helikopter yang dimana juga diketahui menyiramkan air di lokasi kejadian tersebut di mana tempat terjadinya sebuah ledakan di pelabuhan Beirut, yang ada di Lebanon, yang terjadi pada 5 Agustus. Warga setempat yang dimana juga sangat tersentak ketika terjadinya sebuah ledakan yang memang terjadi pada Selasa. Hingga 6 Agustus 2020, dimana ledakan di Beirut, Lebanon tersebut membuat ledakan yang sangat dahsyat bahkan bukan hanya itu saja diketahui juga jika sebanyak 135 orang dengan 5.000 orang lainnya mereka terluka di dalam ledakan tersebut. Lebih dari 300.000 orang yang dimana di sekitar tempat ledakan tersebut juga  kehilangan tempat tinggal, dengan keluarga yang dimana terus melakukan  sebuah pencairan terhadap kerabatnya yang dimana kemungkinan tewas diakibatkan oleh ledakan tersebut. Nilai yang disebabkan oleh kerusakan rumah akibat peristiwa ini yang dimana jumlahnya mencapai sekitar 3-5 miliar dollar AS atau yang dimana setara dengan Rp 43,7-72,8 triliun.

Bantuan negara lain

Pemerintah Inggris yang dimana mereka juga dalam hal ini mereka yang sudah dikabarkan mengirim sebuah grup yang berisi beberapa personel militer untuk dapat membantu Lebanon agar segera memulihkan keadaan. Pengerahan dari kelompok awal ini yang nantinya juga akan turut serta dalam membantu Lebanon dimana nantinya mereka akan memetakan bantuan yang memang menjadi salah satu hal yang juga dapat diberikan. Selain itu, dimana negara  Inggris  yang juga mereka sudah dikabarkan menyiapkan sebuah tim yang memang berisi pakar penyelamatan, anjing pelacak, dan juga beberapa tim medis, yang bisa dikerahkan untuk setiap saat. Sementara itu, dimana pada saat itu di Australia sendiri dimana memang mereka juga akan memberikan dana bantuan yaitu sebanyak 1,4 juta dollar AS atau yang dimana dalam hal itu setara dengan Rp 20,4 miliar kepada negara Lebanon atas kejadian tersebut.

Stok darah

Palang Merah Lebanon sendiri yang dimana mereka menyerukan kebutuhan mereka yang sangat  mendesak tentang donor darah untuk membantu para pusat tenaga medis yang dimana juga menjadi salah satu hal yang juga menjadi hal yang tengah diperjuangkan untuk dapat menangani korban ledakan. Rumah sakit yang diomana juga setempat mengaku kewalahan tentang menangani sebuah para korban ledakan, di mana juga rumah sakit yang dimana juga telah penuh dengan beberapa pasien yang ada tentang adanya Covid-19. Pasokan darah yang ada di negara ini pun juga sangat kurang. Pusat medis yang di mana juga seluruh kota yang telah terisi melebihi kapasitas.

Berpotensi krisis pangan

Ledakan ini yang dimana juga menjadi salah satu masalah yang buruk di negara ini yang dimana juga menjadi salah satu hal yang juga mengakibatkan semakin memperburuk sebuah krisis yang dimana juga telah terjadi di Lebanon, seperti halnya juga dengan kelaparan. Meski hal ini dimana juga fokus saat ini kepada beberapa jumlah korban yang dimana disebabkan ledakan, namun muncul juga perhatian lain yang dimana dalam hal ini juga nantinya akan berdampak terhadap keamanan dan juga pangan.

Itulah beberapa fakta yang bisa kami rangkum dengan Ledakan yang ada di  Beirut, Lebanon. Dimana ledakan  Beirut, Lebanon adalah sebuah ledakan yang sangat keras dan berhasil membuat sebagian negara tersebut porak poranda. Semoga negara Lebanon cepat segera bangkit dengan bencana yang terjadi di negaranya tersebut. 

Dampak Lockdown Bila Diterapkan di Indonesia

Sekarang ini dimana kita sedang sangat disibukkan dengan pandemi virus Corona yang sekarang sudah menyebar hampir ke seluruh negara yang ada. Banyak sekali korban berjatuhan tentang virus ini dimana banyak juga hal yang dilakukan oleh berbagai negara untuk dapat menanggulangi virus ini dan menekan penyebarnya. Banyak juga dilakukan beberapa pencegahan yang terbukti dapat berhasil untuk menekan jumlah penyebaran yang terinfeksi virus corona. Dalam sebuah upaya memerangi pandemi Corona ini di berbagai negara yang ada di dunia yang dimana banyak yang mengambil serangkaian kebijakan guna dapat menanggulangi negaranya. Sejauh ini adalah kebijakan yang paling ekstrim untuk dapat diambil sebuah negara adalah lockdown.

Yang dimana sejauh ini kebijakan lockdown sendiri adalah berarti mengunci semua akses keluar masuk suatu negara atau kawasan tersebut agar guna mencegah penyebaran Covid-19. Masyarakat sendiri juga diatur sedemikian rupa agar mana tidak berkeliaran dan juga tidak berkerumun di tempat umum. Beberapa negara-negara yang telah menerapkan kebijakan lockdown sendiri adalah China,Prancis, Malaysia, dan juga Italia. Penerapan dalam sebuah kebijakan ini juga tentunya menjadi suatu hal yang mempunyai sebuah dampak besar dan juga memiliki resikonya masing-masing. Untung dapat menerapkan sebuah lockdown sendiri resiko serta dampaknya tidaklah kecil.

Dimana jika suatu negara menerapkan sebuah lockdown banyak sektor dalam kehidupan masyarakat pastinya berhenti beroperasi. Nuansa kota juga nantinya akan menjadi sepi dan juga kendaran yang tidak banyak lagi hilir mudik seperti pada sata biasanya. Para warga pun dimana terkunci di dalam rumah dalam sebuah upaya mereka dapat mematuhi perintah dari sosial distancing dan juga menjalani sebuah karantina mandiri. Namun untuk di indonesia seni di saat ini presiden Joko Widodo sendiri belum untuk memerintahkan untuk menerapkan sebuah kebijakan lockdown. Hal ini dimana akan berkaitan juga dengan dampak lockdown yang akan muncul jika di terapkan di indonesia. Mengapa Kebijakan Lockdown Belum Diterapkan di Indonesia?

Dampak Lockdown Jika Diterapkan di Indonesia

Presiden Jokowi pada saat ini dimana beliau baru menerapkan  untuk kebijakan social distancing dan juga kebijakan  work from home bagi sebagian perusahaan, yang memungkinkan untuk dapat bekerja di rumah. Hal ini dilakukan guna merespon dari persebaran virus Corona dan sbobet88 yang ada di indonesia yang semakin lama kian meluas di Indonesia. Meski wacana tersebut mengenai lockdown sendiri pada saat kemunculan virus corona sudah banyak disarankan, namuan jokowi sendiri berpendapat hal tersebut belum bisa dilakukan di indonesia. Hal terpenting yang sekarang harus di lakukan adalah untuk mengurangi semua mobilitas masyarakat yang ada dari satu tempat ke tempat lainnya. Masyarakat juga dihimbau agar tidak berada di dalam kerumunan sekarang ini. Mengapa lockdown sendiri belum diterapkan di Indonesia? Alasan utamanya adalah menyangkut dari ekonomi negara indonesia sendiri. Lockdown sendiri berarti menutup total semua akses dari segala penjuru dunia, dan juga di seluruh lapisan masyarakat. Aktivitas ekonomi yang nantinya juga akan lumpuh. Dan ini  adalah sebuah dampak lockdown terburuk  yang dihindari bagi Indonesia.

Dampak Lockdown Untuk Ekonomi Negara

Dikutip dari sebuah artikel yang dimana dikeluarkan oleh Universitas Indonesia, dimana dari segi pelaku sektor produksi, dan juga dari sebuah perekonomian Indonesia yang dimana hal ini didominasi oleh UMKM. Data dari Kementerian Koperasi dan juga UKM sendiri menyebutkan, yang terjadi pada 2019, entitas produksi Indonesia yang dimana semuanya didominasi UMKM, yaitu sebesar 99,99 persen dari jumlah total dan juga jumlah unit usaha yang ada. Sementara itu juga, dari sisi dimana nilai tambah, UMKM yang menyumbang sekitar 63 persen dari semua produk domestik bruto yang ada di indonesia (PDB).

Dari segi ukuran jumlah dari pekerja dan juga omzet, yang juga relatif terkecil adalah usaha mikro dengan sebuah kontribusi nilai tambah yaitu sekitar 34 persen PDB. Sementara itu secara entitas yang dimana hal ini berjumlah sekitar 98 persen dari sebuah 63 juta dari jumlah total unit dan juga usaha yang ada, termasuk juga yang terjadi pada perusahaan besar. Tidak seperti halnya di perkantoran, yang dimana bagi usaha mikro dan juga pekerjaannya hidup dari hari ke hari dengan cara mengandalkan sebuah omense dan juga sebuah pendapatan harian. Omzet usaha mikro sendirinya tercatat pada per tahun rata-rata sekitar Rp76 juta, berarti dimana jumlahnya  Rp6 juta sebulan atau artinya Rp200.000 per hari.

Penjual yang berada di Pasar Beringharjo, Yogyakarta, atau juga di Pasar Gede Solo, memiliki sejumlah uang yang menjadi sebuah sumber investasi yang dimana hal tersebut di gunakan untuk berjaga-jaga. Bagi mereka, kesehatan dan juga penghidupan menjadi sebuah hal yang satu. Mereka juga sekarang berusaha untuk dapat mencari nafkah untuk tetap sehat dan juga mereka berusaha agar tetap sehat untuk dapat mencari nafkah untuk keluarga mereka. Sehingga, apabila nantinya lockdown sendiri akan diterapkan di indonesia, maka yang paling besar merasakan dampaknya adalah yaitu pekerja-pekerja yang dimana mereka mengandalkan sebuah pemasukan harian seperti ini.

Dampak Lockdown Distribusi Barang dan Jasa

Apabila nantinya keputusan lockdown menjadi sebuah hal yang akan jadi dijalankan, masyarakat juga nantinya akan mulai untuk disiapkan untuk dapat mengkalkulasi kan sebuah kebutuhan sehari-hari mereka. Perilaku dimana konsumsi pun nantinya menjadi suatu hal yang akan berubah. Lockdown yang nantinya pasti akan menimbulkan sebuah fenomena panic buying  yang dimana masyarakat dan juga hal tersebut yang nantinya akan mengganggu sebuah kelancaran distribusi barang dan juga jasa yang akan di salurkan.

Over consumption atau artinya belanja dengan cara yang berlebihan untuk menimbun banyak bahan makanan dan juga menimbun barang untuk sebuah kebutuhan sehari-hari yang dimana hal tersebut akan terjadi. Hal ini juga tidak berbanding lurus dengan cara berhentinya banyak sebuah aktivitas jual-beli yang biasanya dapat dilakukan oleh para pedagang harian. Lockdown juga berpotensi untuk dapat melahirkan sebuah konflik sosial yang dimana hal ini tentunya akan terkait dengan beberapa suplai kebutuhan masyarakat seperti halnya adalah kebutuhan makanan, obat, dan juga kebutuhan lain sebagainya.

Pendapatan masyarakat yang dimana juga akan sangat terganggu ditambah juga dengan banyaknya pasokan barang yang nantinya akan terhambat akan menimbulkan sebuah kekacauan di indonesia. Harga barang yang nantinya ada di pasaran juga nantinya akan melambung secara gila-gilaan apabila nantinya permintaan konsumen akan meningkat.

Itulah beberapa dampak jika di indonesia sendiri akan di terapkan kebijakan Lockdown, yang dimana nantinya hal tersebut akan berdampak kepada beberapa sektor yang ada di indonesia. Lockdown juga menjadi sebuah hal atau langkah yang ekstrim jika diambil oleh sebuah negara, dimana jika negara sudah mengambil langkah tersebut maka artinya setiap sektor akan sangat terganggu. Semoga masalah pandemi ini menjadi sebuah masalah yang akan cepat selesai. Tetap semangat tetap sehat!

Dampak Signifikan Lockdown  COVID-19 di Inggris

Dunia sedang menghadapi wabah mematikan yaitu virus Covid-19 yang dimana mempengaruhi berbagai macam sektor yang ada di dunia mulai dari bisnis, perekonomian dan juga lainnya. Di seluruh dunia pun kebijakan setiap negara berbeda-beda untuk dapat menekan penyebaran virus ini. Salah satunya adalah dengan cara menerapkan Lockdown yang dimana sebagian besar negara menerapkan sistem tersebut untuk dapat mengontrol penyebaran virus tersebut. Seperti negara Inggris yang dimana menerapkan sistem Lockdown di negara tersebut selama tiga minggu setelah pembatasan atau status Lockdown diterapkan sebagai upaya pengekangan dari penyebaran virus Covid-19. Kehidupan di Inggris yang dimana sangat berubah setelah benar-benar berubah selama tiga minggu belakangan ini sejak sebuah pembatasan atau juga sebuah status lockdown diterapkan, sebagai upaya untuk dapat menekan dari pengekangan penyebaran Virus COVID-19. Tempatnya adalah pada Senin tanggal 23 Maret Perdana Menteri Boris Johnson yang dimana dirinya mengatakan bahwa semua sebuah perjalan yang tidak penting dan juga semua hal tantang pertemuan publik harus dihentikan.

 

Dampak Lockdown di Inggris  

Masyarakat di inggris yang diminta untuk dapat meninggalkan rumah hanya untuk berolahraga atau berbelanja dan juga menyangkut kebutuhan penting yang lainnya seperti halnya perawatan medis, atau juga ketika pekerjaan mereka yang tidak dapat dilakukan di rumah. Semua toko yang diman toko tersebut menjual barang yang tidak penting harus ditutup. Sama halnya juga seperti Pub, restoran, teater, bioskop, dan juga tempat ibadah yang dimana semuanya juga tutup. Pembatasan ini juga telah mempengaruhi berbagai aspek masyarakat. Meskipun hal dan langkah yang diambil ini dapat dikatakan sebuah hal yang ekstrim, namun nyatanya penerapan aturan tersebut ini membawa beberapa dampak positif bagi negara Inggris tersebut. Dalam artikel ini akan dibahas tentang dampak signifikan yang terjadi di Inggris saat menerapkan status Lockdown di negara tersebut akibat wabah virus Covid-19 diberlakukan sebagai berikut : 

Hampir semua berpartisipasi dalam menjaga jarak

Tujuan untuk penerapan status lockdown adalah dimana untuk membatasi dan juga menekan penyebaran Virus Corona jenis baru  yang berada di seluruh negeri, untuk membantu departemen kesehatan Inggris juga untuk mengatasi dan juga pada akhirnya agar mengurangi populasi jumlah kematian akibat disebabkan oleh penyakit tersebut.

Sejak lockdown  yang dimana dimulai pada 23 Maret, jumlah orang yang sudah dites dengan positif untuk Virus Corona baru angkanya telah berubah dari yang tadinya 6.650 menjadi lebih dari 80.000. Para penasehat pemerintahan yang ada di inggris dimana ada bukti bahwa sebuah kepatuhan publik terdapat beberapa langkah-langkah tersebut mulai berdampak besar.  Patrick Vallance, kepala penasihat ilmiah pemerintah, juga mengatakan bahwa hal ini juga tidak menaruh secara tajam namun juga tidak melambung tinggi. Dan jika ada mungkin ada beberapa kurva yang juga akan memungkinakan terjadi. Itu karna apa yang kita semua lakukan yaitu physical distancing.”

Tak ada perjalanan yang dilakukan

Saat Inggris menerapkan sebuah lockdown yang dimana penggunaan transportasi publik telah menurun secara drastis se;ama beberapa minggu terakhir, meskipun hal ini dapat dilihat dari tindakan sebelum adanya lockdown diumumkan oleh perdana menteri, karena disana banyak orang yang mulai bekerja dari rumah. Penggunaan transportasi yang secara keseluruhan seperti halnya penggunaan kereta api dan juga London Underground atau Tube yang dimana hal ini di London telah turun sebanyak 60% antara awal Februari dan juga awal April, yang dimana hal tersebut kata Departemen Transportasi.

Menurut data yang diambil dari Network Rail, aktivitas dari perjalanan yang ada di stasiun kereta api utama yang ada di seluruh negeri juga sekarang ini telah mengalami sebuah keturunan yang secara signifikan sejak dimana status lockdown tersebut diperkenalkan.

Sebagai sebuah contoh, pada minggu dimana sebelum langkah-langkah untuk melakukan sebuah pembatasan diberlakukan, aktivitas manusia yang berada di stasiun Birmingham New Street tersebut berada di lebih dari setengah juta. Tapi angka tersebut kemudian telah turun sebanyak 86% pada awal April yang mana angka tersebut menjadi hanya 71.230. Ini adalah sebuah tren yang dimana hal tersebut serupa juga untuk London dan juga Manchester. Sementara itu juga, perjalanan yaitu di taman dan pantai yang dicatat pada tanggal 5 April Minggu kedua dari sebuah penutupan, adalah hanya 29% lebih rendah dari biasanya yang menurut data dari analisis Google.

Kualitas udara membaik

Setelah diterapkannya lockdown dimana tingkat polusi udara yang ada di inggris yang sangat menurun secara signifikan dalam minggu-minggu di mana negara tersebut menerapkan sistem lockdown. Tingkat nitrogen dioksida atau NO2 yang dimana turun di Inggris, dengan sebuah rata-rata harian yaitu turun hampir 40% pada periode yang lama pada saat tahun lalu. NO2 yang biasanya dilepaskan dari sebuah knalpot pembuangan bahan bakar mobil, adalah sebuah polutan udara yang sangat serius. Beberapa kota yang telah mengalami banyak penurunan level lebih dari 60%, yaitu termasuk kota Brighton dan juga kota  Portsmouth, menurut sebuah data analisis statistik dari Defra BBC.

Meningkatnya permohonan kredit

Di inggris sendiri setelah menerapkan sistem lockdown  yang diam ternyata hal ini juga berdampak pada meningkatnya sebuah permohonan kredit yang ada di Inggris. Sekitar 723.000 orang yang dimana telah mengajukan sebuah kredit universal sejak sebuah status lockdown tersebut dimulai. Dari jumlah tersebut, sebanyak 473.000 yang diterapkan dalam delapan hari pertama yang ada hampir sebanyak yang diterapkan selama tiga minggu sebelumnya, dan juga hampir 10 kali lebih banyak dari yang sudah diterapkan dalam minggu rata-rata. Selanjutnya adalah sekitar 250.000 orang yang mendaftar selama minggu kedua saat lockdown  diberlakukan menurut data yang di dapat dari Departemen Pekerjaan dan Pensiun. Kredit universal adalah sebuah pembayaran bulanan terkonsolidasi bagi mereka yang bekerja dan menggantikan sejumlah tunjangan. Sebelum juga tunjuangan pencari kerja berbasis penghasilan, tunjangan perumahan, kredit pajak dan juga kredit pajak kerja. 

Sementara untuk pembayaran cuti yang tersedia untuk membantu para wiraswasta dan mereka yang tidak dapat melakukan sebuah pekerjaan mereka selama dalam masa pandemi, beberapa kelompok – seperti mereka yang baru-baru ini juga menjadi sebuah pekerja lepas, pindah pekerjaan sebelum ada batas waktu yang tidak memenuhi syarat. Ini juga suatu hal yang telah membantu untuk mendorong peningkatan dari klaim kredit universal. Meskipun masih adanya juga tekanan besar pada sebuah sistem tunjangan, dan juga angka-angka yang menunjukkan bahwa jumlah klaim sekarang juga sudah mulai turun, setelah memuncak pada keadaan minggu pertama lockdown.

Meningkatnya permintaan makanan tahan lama

Selain itu setelah di inggris menerapkan sistem lockdown  yang dimana mulai penjualan dari supermarket yang dimana tahun lalu karena dari banyak yang berbisa dan nyetok banyak persedian di tengah ketakutan akan kekurangannya bahan makanan. Sementara juga lebih banyak orang yang mencoba untuk melakukan sebuah berbelanja online, karena dimana 93% pembelian biasanya akan dilakukan di dalam toko, supermarket yang berjuang untuk dapat mengatasi permintaan tambahan. 

Itulah fakta menarik di Inggris yang terjadi dikarenakan negara tersebut menerapkan sistem  lockdown. Yang dimana  lockdown di negara tersebut mengakibatkan beberapa hal terjadi seperti di atas. Semoga dunia yang tengah menghadapi wabah dari covid-19 dapat segera selesai dan juga segera kembali menjalankan aktivitas seperti biasanya.

Mengungkap Bukti Baru : COVID-19 Bukan Rekayasa Laboratorium

Banyak diantara kalian yang bermain praduga mengenai Corona atau COVID-19 ini yang dimana teorinya menyatakan kalau Virus Corona ini menjadi salah satu senjata biologi ciptaan yang bocor, dan dari sini para peneliti berani untuk bantah klaim tersebut.

Kabar ini pun cepat beredar bahkan tidak hanya dari media tetapi dari mulut ke mulut. Dimana, klaim ini menjadi salah satu penyebab COVID-19 menjadi salah satu hasil dari rekayasa Laboratorium dari para peneliti ini.

Nah, salah satu yang cukup fenomenal itu adalah senjata bilogi yang bocor ini. yang dimana itu Hoax dan tidak benar sama sekali. Dan sepertinya semua itu di bungkam dari adanya penelitian baru yang berhasil untuk bisa mengungkapkan bahwasannya Virus Corona ini adalah jenis baru yang dinamakan SARS-CoV-2 yang murni hasil dari evolusi alami. Lalu, COVID 19 ?…

Hasil inilah yang membantah semua teori tersebut yang dimana, Virus ini hadir tidak ada campur tangan manusia bahkan rekayasa sekalipun dari laboratorium. Dan kabar berita yang menjadi bukti ini setidaknya kita rangkum pada artikel yang satu ini. dimana semuanya masih hangat dalam berbagai perbincangan yang ada.

Bukti Bukan Rekayasa Lab Dan Corona Murni Evolusi Alam

Bagi kalian yang sebelumnya terlanjur percaya akan berita-berita hoax ini, maka kalian harus bisa merubah pola kepercayaan kalian saat ini juga. Hal ini dikarenakan adanya sebuah penemuan yang baru ini di publikasikan oleh  Jurnal Nature Medicine yang disebutkan bahwasannya SARS-CoV-2 yang menyebabkan ini menjadi evolusi alami. Dari sebuah analisis data sekuens genom public ini tidak adanya menemukan bukti keterkaitan Virus ini di buat di laboratorium atau hanya rekayasa belaka. Dan hal ini juga sudah dilansir dari seorang Professor Imunologi dan juga Mikrobiologi di Scripps Research. Kalau dari penelitian oleh Anderson dan kolaboratornya bisa menyimpulkan bahwa virus ini menjadi salah satu dari 2 skenario yang terdiri dari :

–      Skenario 1 : virus mengalami evolusi pada keadaan Patogen melalui sebuah seleksi alam dari adanya inang non manusia yang selanjutnya melompat ke manusia. Ini terjadi pada manusia yang tertular virus setelah langsung terpaparkan langsung ke Musang yakni SARS dan Unta MERS. Sedangkan untuk Covid-19 ini sendiri adanya keterlibatan kelelawar.

–      Skenario 2 : ini menjadi virus yang non patogenik. Dimana melompat dari inang hewan lalu ke manusia dan evolusi menjadi kondisi pathogen dalam populasi manusia. Beberapa contoh ialah : Pangolin, mamalia yang mirip dengan Armadillo di Asia dengan Afrika yang memiliki struktur RBD mirip dengan COVID-19 ini. virus ini juga bisa berasal dari Trenggiling yang di tularkan ke manusia , baik itu langsung maupun melalui sebuah Inang seperti kasus pada Musang.

Dari sini, para peneliti menmukan adanya situs pembelahan pada SARS-CoV-2 mirip dengan situs pembelahan dari Strain Flu Burung yang nyatanya sangat mudah untuk menularkan dari orang 1 ke orang lainnya lagi.

Ilmuan Unair Memberikan Klaim Atas Penemuannya 5 Senyawa Obat Virus Corona

Unair atau Universitas Airlangga yang berada di Surabaya ini mengaku adanya penemuan senyawa untuk obat Virus Corona yang memang memiliki sebuah daya ikat lebih besar di bandingkan Avigan dan juga Chloroquine. Dimana, semua senyawa yang ada pada tahp ini menjadi sebuah percobaan untuk bisa menghasilkan obat yang terbaik. Ungkapan oleh ketua Tim Riset Civid-19 di Unair mengatakan 5 Senyawa ini sendiri memang memiliki kemiripan dengan Chloroquine yang memiliki sifat Antioksidan dan menjaga adanya membrane sel serta menjaga protein.

Untuk nantinya bisa ampuh, masih harus menjalani sebuah tes uji coba lagi yang dilakukan langsung oleh ITD Unair setelah adanya sebuah jurnal Ilmiah yang terbit lalu di respons oleh peneliti di dunia. Dan tak hanya itu saja, senyawa ini pun juga ingin dites langsung di episentrum virus pada Negara China serta Eropa. Dalam hal ini pun ITD akan melakukan kerjasam dengan Negara Jepang untuk bisa melakukan sebuah kultur pemetaan terhadapa COVID-19 dikarenakannya virus ini sendiri masih mewabah di Indonesia dan masih belum diketahui apakah penyebab virus ini masih sama dengan yang di Negara lainnya.

Disini pun diberikan adanya hasil pengujian yang dimana Avigan sendiri memiliki kekuatan -15,9 Kcal/mol dan untuk Chloroquine ini memiliki kekuatan -37,11 Kcal/mol.

Orang Tua Memang Beresiko Namun Tidak Berarti Anak Muda Kebal

WHO pernah mengatakan sebuah data menunjukkan bahwaasannya mereka yang memiliki usia diatas 60thn maka berada pada resiko tertinggi dan orang muda termausk anak-anak juga banyak yang meninggal dunia. Sejauh ini memang sudah ada salah satu kasus di Negara Inggris yakni kasus seorang remaja lelaki yang berusia 13 tahun ternyata positif COVID-19 dn dari sinilah timbul sebuah anistesis pada sebuah penelitian-penelitian sebelumnya.

Sejauh berita yang tersebar, adanya berbagai organisasi kesehatan yang menyatakan bahwasnnya semakin tua maka akan jauh semakin berisiko terkena virus ini. walau seperti itu WHO juga telah memberikan sebuah peringatan kepada kaum anak muda untuk tidaklah memandang diri terhadap imun yang dimiliki oleh anak muda tersebut. Dan jika kalian mengikuti salah satu berita yanag ada di situs online, maka disana melansir langsung keseluruhan dari orang tua memanglah beresiko lebih jauh tinggi daripada anak mudanya.

Akan tetapi terdapat sebuah data yang kemarin terdengar terhadap kematian dan juga penyakit yang memberikan adanya sebuah rata-rata sehingga, didalamnya sendiri aka nada orang yang memang lebih muda yang sayangnya menderita sebuah penyakit yang jauh lebih parah lagi. Dari beberapa kasus yang ada, memang orang-orang berusia muda ini mengalami Covid-19 yang bisa saja berakibat fatal nantinya.

Disini pun terdapat para peneliti yang dimana Imperal College London juga sudah menemukan hubungan yang memanglah jelas antara usia dengan kemungkinan yang di rawat di rumah sakit dengan banyaknya penyakit oleh Virus Corona ini.

Untuk penelitian ini menghasilkan sebuah presentase mendalam, yakni : kurang dari 5% orang yang emmiliki umur di bawah 50 tahun ini harus dirawat di dalam rumah sakit dikarenakan gejala yang memang parah. Lalu ada juga untuk 24% ini dikategorikan bagi orang yang berusia 70 sampai 79 tahun. Demikian dilanjutkannya lagi dari 5% dari orang yang di bawah umur 40 tahun harus berakhir di rumah sakit serta membutuhkan perawatan yang kritis, disbanding lagi dengan adanya 27% orang yang berusia 60 an dan 43% orang yang ada di usia 70an juga.

Bagi usia yang rata-rata di rawat ini juga mengalami perawatan Kritis di Negara Inggris, Wales serta Irlandia Utara yakni umur 63 tahun.

Nah, itu setidaknya barang bukti yang bisa membuka pikiran sebagian orang yang segitu percayanya dengan berita miring yang belum terbukti nyata sebelumnya.

Negara Terbaik Dalam Penanganan Corona

Seperti yang sudah di ketahui bahwasannya Negara yang ada di dunia ini sedang di berikan bencana dari kehadirannya virus berbahaya bernama Corona atau COVID – 19 yang bisa menyebabkan penderita yang terinfeksi mengalami masalah yang serius hingga pada kematian. Dari berbagai sumber yang ada, Negara Cina yang disusul oleh Negara Italia mnenjadi Negara dengan angka kematian paling tinggi yang disebabkan langsung oleh Virus mematikan ini. sebenarnya, virus ini masih di bawah Mers dan juga Sars. Namun, keberadaan dari Virus inilah yang susah di deteksi dan menimbulkan banyak sekali penularan secara diam-diam dari virus tersebut.

Dari beberapa kasus yang ada, sebagian Negara ada yang bisa mengontrol baik dalam segala pengupayaan pencegahan virus ini agar tidak menyebar lebih luas lagi. Dilihat dari beberapa sumber yang ada, menyampaikan bahwasannya di Tiongkok, Italia, Spanyol dan juga Jerman mengalami kasus terbanyak di dunia. 10 ribu orang lebih sudah terinfeksi virus Corona ini. kurang lebih dta ini masih hangat pada tanggal 19 Maret 2020 yakni 3 hari yang lalu.

Namun, dari sekian banyaknya Negara yang mendapati kasus Corona terparah di dunia. Dengan jumlah terinfeksi dan angka kasus yang meninggal pun juga sudah banyak. Diantara Negara-negara inilah ada yang bisa menangani dengan baik kasus dari Corona atau COVID – 19 dengan cukup baik. Sehingga angka kematian bisa di minimalisir oleh Negara-negara ini.

Negara Israel

Israel menjadi salah satu Negara yang memiliki penangan Corona atau COVID – 19 yang terbaik di dunia. Hal ini sudah tercatat bahwasannya di Negara ini tidak adanya korban jiwa dari serangan virus Corona ini. walau sudah diketahui jumlah yang terinfeksi virus Corona ini mencapai angka 433 orang. Namun, belum ada catatan mengenai angka kematian dari Negara ini.

Dilansir dari sebuah media , untuk kasus di Negara Israel ini sendiri terkonfrim sejak 21 Februari 2020, dan masih terus saja bertambah sampai saat ini. dan belum sampai 24 jam lamanya, pemerintah di Negara Israel ini pun segera melakukan pencegahan terhadap orang asing yang masuk ke negaranya tersebut. Terutama sekali bagi mereka para pengunjung yang berasal dari Asia.

Dengan adanya bantuan Sistem kesehatan yang dinilai baik di mata dunia, Israel sampai saat ini masih bisa untuk mempertahankan tingkat Fatalitas nol jiwa hingga sampai pada artikel ini tertulis. Ditambah lagi dengan adanya suatu kebijakan ketat mengenai Isolasi terhadap warga Asing dan juga warga local yang memang terinfeksi COVID – 19 yang membuat Negara ini masuk kedalam kategori Negara terbaik di dunia dalam penanganan Corona atau COVID – 19.

Negara Qatar

Negara ini memang mungkin saja jarang sekali terkspos di beberapa media yang ada. Namun, dari adanya Kasus Corona ini Negara Qatar menjadi Negara yang terkspos dengan jumlah terinfeksinya sekitar 452 orang dengan jumlah kematiannya adalah 0 jiwa. Kemampuan Negara Qatar dalam penanggulangan pencegahan virus Corona ini memanglah harus di Acungi Jempol.

Terdapat dari situs Qatar Foundation, menuliskan bahwasannya Blokade dan juga pencegahan terhadap orang asing yang masuk kedalam Negara Qatar di perketat sebagai tindakaan atau langkah awal yang bisa dilakukan oleh pemerinta Qatar.

Dengan memiliki setidaknya dana yang cukuplah melimpah, Qatar sendiri bisa untuk membuat suatu kebijakan Khusus untuk peningkatan dari system kesehatan dan juga teknologi medis secara massif di seluruh negeri tersebut. Dan hal ini memang sudahlah terbukti Qatar sendiri telah menjadi salah satu Negara dengan adanya Sistem penanganan COVID – 19 terbaik selanjutnya di dunia.

Negara Finlandia

Negara yang makmur ini juga memiliki penanganan baik terhadap penyebaran Virus Corona atau COVID – 19 ini. dimana, Finlandia masuk kedalam Negara dengan system kesehatan terbaik di dunia. Dari total 359 orang yang dinyatakan terinfeksi virus Corona di Negara tersebut, namun angka kematian juga masih 0 jiwa dari kasusu ini.

Diambil langsung dari berita Bloomber yang memberitahukan bahwasannya pemerintah Finlandia sendiri memang telah menyiapkan dana darurat dengan nominal 5 Miliar Euro atau 86 Triliun untuk bisa menangai penyebaran dari COVID – 19 ini.

Dari sini terdapat pembatasan antarnegara yang di tutup total serta sekolah dan pusatr keramaian di liburkan. Dan dari sinilah bisa terbukti bahwa Negara tersebut memiliki langkah-langkah yang sangat bagus dalam penangannya terhadap virus Corona atau COVID 19 ini yang dapat menjaga tingkatan dari Fatalitas kematiannya sebesar 0 jiwa.

Negara Republik Ceko

Negara selanjutnya ini juga merupakan Negara yang jarang terkspos seperti Negara Qatar. Dan sekarang baru-baru terekspos kembali lantaran penanganan yang dilakukan oleh Negara Republik Ceko ini di nilai terbaik di dunia.

Dari data yang beredar, di Republik Ceko sekitar 522 orang sudah terinfeksi virus Corona atau COVID – 19 ini. dan sebagai Negara yang terinfeksi tidak begitu mudah untuk menangani angka kematian menjadi 0 jiwa. Namun, hal ini bisa langsung di tangani oleh Negara tersebut yang melakukan pengupayaan pencegahan dengan baik. sampai artikel ini ada pun, tidak tercatat jumlah korban jiwa yang terlaporkan meninggal di Negara Republik Ceko yang berpopulasi sebanyak 10 juta jiwa.

Kebijakan yang sangatlah tegas di buat oleh pemerintah Ceko di dalam menanggulangi Virus ini yang berdampak pada turunan kasus Corona dar hari ke harinya. Darisalah satu laman berita luar negeri pun menyatakan sebuah tulisan bahwasannya Pemerintah dari Republik Ceko telah melakukan penutupan dari semua pusat keramaian public dengan maksud peminimalisiran dampak dari COVID – 19.

Namun dari kebijakan ketat ini pun tidak meliputi Kedai Makanan, Farmasi, Bank serta kantor-kantor penting yang lainnya. Tujuannya memang untuk membatasi adanya sebuah kontak antarwarga dan untuk hasilnya terlihat bagus tidak adanya korban jiwa dalam kasus Corona ini.

Negara Singapura

Negara tetangga selain Malaysia, ada nih Singapura yang di mana Negara ini sempat kaget akibat adanya kasus yang masuk kedalam Negara tersebut. Dengan sikap yang tanggap pun akhirnya Pemerintah Singapura pun mengambil sebuah tindakan cepat dalam penanganan orang-orang yang memang sudah terinfeksi virus Corona ini.

Kurang lebihnya sudah tercatat 313 orang yang memanglah sudah terinfeksi dan tidak terdapat kasus kematian dari adanya Infeksi tersebut. Bahkan yang bisa disaluti, Negara ini pun menjadi Negara yang di contoh oleh Negara lain di dalam mengatasi COVID -19 yang dilansir langsung dari salah satu media yang ada.

Hal ini ternyata di liputi langsung dari adanya sebuah kasus SARS yang sudah menyerang Negara tersebut tahun 2003 silam yang menjadikan sebuah bekal Khsusu bagi Singapura di dalam menangani COVID – 19 yang membuat seluruh dunia kewalahan dalam menangani kasus virus ini.

Selain daripada itu, system kesehatan yang dimiliki oleh Negara Singapura ini pun menjadi salah satu yang terbaik di dunia. Jadi, tidaklah heran jika Negara ini akan aman dalam penanganan kasus Corona atau COVID – 19 ini.

Itu tadi beberapa Negara yang terupdate mengenai penanganan dari virus yang meamtikan ini. tunggu kabar teruptodate lainnya di artikel berikutnya.

Lockdown Ketat Bagi Negara Ini Terhadap Virus Corona

Penyebaran Virus Corona – dengan memiliki nama utama penyakit ini ialah COVID 19. Dimana penyakit ini membuat seluruh negara lumpuh akibat dari  penyebaran virus yang mematikan ini. lebih berbahaya dari penyakit Mers dan juga Sars. Dimana 90% menyebabkan kematian tanpa kita ketahui bagaimana penyebaran dari virus ini berjalan dengan baiknya. Dan di kahwatirkan juga, inang dari Corona ini sendiri aktif dalam kurun minggu 2 Minggu atau 14 hari lamanya.

Virus ini sendiri menyebabkan pada penyakit yang terjadi di saluran pernafasan, yakni dengan gejala semacam Flu, Batuk, Demam, Tenggorak sakit. Dan kasus terparahnya ialah saat seseornag tersebut terkena gejala Pneumonia. Pertama kalinya Virus ini menyebar di seluruh wilayah Cina, terutama sekali pada wilayah Wuhan, Cina. Yang kemudian menyebar ke beberapa negara yang berdekatan dengan negara tersebut dan saat ini malah sudah hampir keseluruhan di negara sudah menyebar virus mematikan ini.

Wilayah ASEAN pun tidak adea yang tidak luput dari serangan penyebaran Virus Corona ini. termasuk yang sedang gempar-gemparnya yakni di Indonesia. Penyebarannya juga sudah semakin banyak saja di Indonesia dan juga sudah menimbulkan sebagian korban jiwa yang meninggal atas kasus ini. yang terparah dan sudah menjadi pusat perhatian oleh negara dan juga WHO ialah negara Italia. Dari kabar yang beredar di Italia sana 1 hari bisa mencapai ratusan orang meninggal dunia.

Maka dari itu, untuk meminimalisir hal ini, pemerintah dari negara-negara tersebut pun sedang melakukan Lockdown Ketat kepada seluruh masyarakatnya agar tidak terkena penyakit mematikan ini. selain di Indonesia, negara-negara inilah yang sedang ada pelakukan penglockdownan bagi seluruh masyarakatnya.

Kabar Terkini Dari Penglockdownan Wilayah Akibat Virus Corona

Berikut inilah beberapa negara yang terdaftar sudah sedang melakukan pengolockdownan yang sangat ketat agar bisa meminimalisir keadaan.

# Negara China

China sendiri menjadi negara pertama yang sudah melakukan lockdown terlebih dahulu. Karena, wabah dari COVID 19 ini muncul di negara tersebut dan mau enggak mau, negara ini harus bisa melakukan pengupayaan dini agar tidak terjadi makin parah kembali. Tepat di Kota Wuhan, pada Provinsi Hubei. Pemerintahnya disana sedang memberlakukan Lockdown untuk pertama kalinya sejak awal Januari tahun 2020 lalu.

Pemberlakukan dari Lockdown ini sendiri memang ditujukan untuk menekan angka korban yang sudah terinfeksi dan juga sudah meninggal dunia akibat terserang virus mematikan ini. China sendiri memang menjadi negara dengan jumlah korban paling besar di dukung dengan adanya korban terinfeksi sudah mencapai >80 ribu jiwa dan yang emninggal sendiri lebih dari 3 ribu jiwa serta yang dinyatakan sembuh mencapai 52. Ribu jiwa.

# Negara Italia

Ini negara paling parah selanjutnya akibat virus corona ini. perdana Menteri Italia pun sudah mengumumkan untuk melakukan Lockdown di seluruh wilayah yang ada sejak 10 Maret kemarin 2020. Hal ini disebabkan dari adanya virus corona di tiap harinya bertambah dengan begitu parahnya. Mengapa dikatakan menjadi negara terparah nomer 2 ?.. hal ini dikarenakan Jumlah pada penginfeksiannya sudah mencapai 21.000 jiwa dengan yang meninggal sudah 1.441 orang yang terhitung sejak minggu ini.

# Negara Denmark

Selanjutnya Denmark pun menjadi negara yang ikut adil menerima penyebaran virus mematikan ini. dimana sudah dilakukannya Lockdown sebagai salah satu bentuk pencegahan yang dilakukan mulai dari 14 Maret hingga 13 April 2020 mendatang. Kasus ini memanglah belum begitu parah, namun pemerintah setempat sudah mengumumkan kematian bagi warganya yang terjangkit virus ini. maka dari itu untuk mencegahnya di lakukanlah penglockdownan.

# Negara Irlandia

Resmi sudah pemerintah di sana melakukan Lockdown terhadap negaranya tersebut secara Nasional./ sudah terhitung sejak kamis kemarin tanggal 12 Maret 2020 . dari penglockdownan inilah semua sekolah, perguruan tinggi, fasilitas dalam penitipan anak dan juga lemabaga kebudayaan resmi untuk di Tutup. Kurang lebihnya sudah ada 1 warganya yang meninggal akibat terjangkit masalah ini.

# Negara Spanyol

Bersebrangan langsung dengan Italia. Dimana Negeri Matador ini benar-benar resmi diberlakukannya Lockdown terhadap seluruh wilayah yang ada. Hal ini sudah dilakukan kurang lebihnya sejak Sabtu kemarin tanggal 14 Maret 2020. Langkah tepat untuk menanggulangi penyebaran virus Corona ini dengan melakukan penglockdwonan itu sendiri.

Di negara ini sendiri sekiranya sudah 8.744 yang terjangkit penyakitnya dan juga setidaknya 297 orang Meninggal dunia.

# Negara Filipina

Langsung dikabarkan Oleh Presiden Filiphina yakni Rodrigo Duterte resmi sudah memberitahukan bahwasannya ada pemberlakukan untuk penglockdownan bagi ibu kota negaranya tersebut. di Manila. Sejak tanggal 12 Maret 2020 kemarin pun Lockdown ini sudah dilaksanakan. Terhitung sudah hingga sampai hari Senin tepat Tanggal 16 Maret 2020 jumlah Korban yang terinfeksi sudah mencapai 140 orang dan korban meninggalnya diangka 12 orang.

# Negara Prancis

Negara Romantis ini juga sudah memasuki area penglockdownan bagi negaranya tersebut. terhitung sudah sejak tanggal 14 Maret 2020 Sabtu kemarin. Pemerintah di Perancis sana sudah meresmikan untuk penglockdownan terhadap keseluruhan wilayahnya itu. Hal ini diambil dari adanya kasus COVID 19 di negara yang sangat meningkat 2 kali lipatnya dalam kurun waktu 72 jam lamanya.

Dari catatan otoritas Perancis ini sendiri kurang lebih sudah 5.423 jiwa terinfeksi akan virus Corona ini dengan jumalh yang meninggal sendiri mencapai 127 orang. Dan untuk Otoritas ini mengatakan bahwa lonjakan terus bisa untuk mengalami kenaikan kurang lebihnya sebanyak 900 Kasus baru dalam 24 jam terakhir.

# Negara Malaysia

Negara Tetangga atau negeri Jiran ini sendiri sudah mengalami penyebaran Virus Corona atau COVID 19 ini. terhitung sudah sejak tanggal 18 Maret 2020 kemarin. Malaysia secara resmi melakukan Pneglockdownan di seluruh wilayahnya yang ada. Terhitung keberlangsungan dari Lockdown ini sendiri akan dilaksanakan kurang lebihnya selama 2 minggu hingga nanti mencapai di tanggal 31 Maret 2020.

Dan dari data yang sudah tercatat pun kurang lebihnya di Malaysia sana sudah ada 673 Orang yang terkena virus Corona ini. dan angka tersebut menjadi angka paling tinggi yang berada di kawasan Asia Tenggara ini. untuk jumlah Korban yang sudah jelas meninggal kurang lebih terdapat 2 orang.

Kurang lebihnya hal ini juga sma di derita oleh Indonesia namun belum diadakannya penglockdownan dari Pemerintah., hanya saja, di beberpa awilayah seperti halnya Jakarta sudah mulai diberlakukanya Kerja dari Rumah. Dan juga untuk sekolahan resmi di liburkan secara NASIONAL DISELURUH WILAYAH YANG ADA DI INDONESIA. Hal ini jelas agar bisa membantu setidaknya pengupayaan pencegahan virus Corona semakin meningkat di tiap harinya.

Maka dari itu kalian harus benar-benar jaga kesehatan kalian dengan cara : mencuci tangan yang benar. Yakni memberikan sabun tangan pada seluruh tapak tangan secara rata, lalu usap-usapkan ke punggu tangan kanan dan kiri, jangan lupa bersdihkan ujung-ujung kuku dan juga jempol kanan dan kiri kalian cuci dengan cara memutarkan pada ruas jempol yang ada dan terakhir tinggal basuh deh.

Sebisa mungkin hindarikontak langsung oleh orang-orang sekitar ya guys, agar selalu bisa safety saja. Dan ingat juga kerjasamanya “ Biar Dokter Menjalankan Tugas Dirumah Sakit, dan kalian tolong di Rumah saja membantu Meringankan Beban dari Tim Medis yang sudah lelah menyembuhkan seluruh pasien yang terkena penyakit ini “.